Ungkapan Sederhana Untuk ISTRI Tercinta

13 01 2009

wanita1

Bila malam sudah beranjak mendapati Subuh, bangunlah sejenak. Lihatlah istri Anda yang sedang terbaring letih menemani bayi Anda. Tataplah wajahnya yang masih dipenuhi oleh gurat-gurat kepenatan karena seharian ini badannya tak menemukan kesempatan untuk istirah barang sekejap, Kalau saja tak ada air wudhu yang membasahi wajah itu setiap hari, barangkali sisa-sisa kecantikannya sudah tak ada lagi.

Sesudahnya, bayangkanlah tentang esok hari. Di saat Anda sudah bisa merasakan betapa segar udara pagi, Tubuh letih istri Anda barangkali belum benar benar menemukan kesegarannya. Sementara anak-anak sebentar lagi akan meminta perhatian bundanya, membisingkan telinganya dengan tangis serta membasahi pakaiannya dengan pipis tak habis-habis. Baru berganti pakaian, sudah dibasahi pipis lagi. Padahal tangan istri Anda pula yang harus mencucinya.

Baca entri selengkapnya »





Pendekar SAPTAGUNA Itu Telah Tiada…..

5 09 2008

Senin pagi (1/9) awal ramadhan, suasana terasa lebih hening dari hari-hari sebelumnya, ketika berita mengejutkan tiba, Pak Rektor meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih. Masih diliputi rasa tak percaya, Pemimpin Redaksi (pemred) pun langsung bergegas menuju rumah sakit. Telepon dan sms pun datang bertubi-tubi ke handphone pemred. Telepon yang masuk pertama, dari sekretaris Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kepala Humas UGM, Suryo Baskoro menanyakan kebenaran berpulangnya orang nomor satu di UNY tersebut.
Setiba di Panti Rapih, berita itu semakin nyata. Semua pimpinan UNY mulai dari Pembantu Rektor (PR) 1, PRII, PR III, para Dekan, pimpinan dan staf lainnya ada di sana, tertunduk sedih, tak kuasa berkata-kata, sambil mempersiapkan kepulangan almarhum ke rumah duka, jln. Dirgantara III No 25 Babarsari.




Marhaban Ya Ramadhan

2 09 2008

Marhaban Yaa Ramadhan…

Ya Allah, Segala puji hanya bagiMu, Kau pertemukan kembali Aku dengan Ramadhan… BulanMu yang Agung. Barokah-Mu, Rahmat-Mu, Ampunan-Mu senantiasa kuharapkan, karena begitu banyak dosa yang melekat dalam diri ini. Ya Allah, ijinkan hamba-Mu, menjadikan Ramadhan kali ini sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas diri. Amin Ya Rabbal Alamiin.

Selamat Menempuh Ibadah (Shiyam wa Qiyam) di Bulan Ramadhan 1429 H. Mudah-mudahan Kita bersama mendapatkan Barokah Allah, Rahmat Allah dan Ampunan Allah atas segala dosa yang di kita lakukan, sehingga diakhir Ramadhan nanti kita lahir kembali menjadi manusia dengan kualitas baru, semangat baru dan harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Teriring keagungan dan keberkahan di bulan Ramadhan, Mohon dimaafkan segala kesalahan dan kekhilafan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

(Adhi – Keluarga)