Bayangan itu muncul lagi
pedih, sakit, kecewa, sakit dihati hati
bagaikan luka lama yang kembali menganga
walau penuh dengan kesadaran
semua telah menjadi kenyataan.
jiwa ini ingin berontak,
mulut ini ingin berteriak,
menumpahkan beban dan kekecewaan
yang berat menghujam bagai palu godam.
Kuingin menangis,
tapi apa kata dunia,
seorang jawara melelehkan air mata
kuingin tertawa,
tapi apa daya hati ini tidak punya kuasa.
Harapan itu telah usang,
asa itu telah hilang
yang ada tinggal penyesalan
entah sampai kapan,
tepian itu tak kunjung datang.
Komentar Terbaru